Pembukaan kegiatan Character Building Training (CBT) Angkatan III UIN Alauddin Makassar berlangsung khidmat, Jumat (24/4/2026) di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah. CBT angkatan III UIN Alauddin Makassar dihadiri oleh sejumlah pimpinan kampus, mentor, serta ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti rangkaian pembinaan karakter tersebut. Hadir dalam acara ini Kepala Biro AUPK UIN Alauddin Makassar, H. Anwar Abu Bakar, S. Ag., M. Pd, Direktur Ma’had Al-Jami’ah, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M. Pd, Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah, Prof. Dr. H. Muh. Natsir Siola, M. Ag., Ketua CBT, Amiruddin, S. Ag.,M.HI, serta para mentor CBT yang turut berperan aktif dalam pembinaan peserta.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah memiliki tiga subprogram utama, yakni BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an), PIBA (Program Intensif Bahasa Asing), dan CBT (Character Building Training). Ketiga program tersebut menjadi satu kesatuan yang harus diselesaikan oleh mahasiswa untuk memperoleh sertifikat kelulusan. Menurutnya, sertifikat tersebut bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan indikator bahwa mahasiswa telah melewati proses pembinaan yang menyeluruh, baik dalam aspek intelektual, bahasa, maupun karakter. Sementara itu, Kepala Biro AUPK, H. Anwar Abu Bakar, secara resmi membuka kegiatan CBT Angkatan III. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun fondasi spiritual dan etika sebagai basis utama dalam menuntut ilmu. Ia menyampaikan bahwa terdapat dua hal mendasar yang harus dipegang teguh oleh setiap mahasiswa, yakni doa dan restu orang tua, serta doa dan restu para guru. Kedua aspek tersebut, menurutnya, merupakan kunci keberkahan dalam proses pendidikan. Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual semata, tetapi juga oleh kualitas adab yang dimiliki. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa adab harus didahulukan sebelum ilmu.
“Dudukkan dalam hati dua hal ini, yaitu restu orang tua dan guru. Karena sejatinya, adab adalah fondasi utama sebelum ilmu,” tegasnya di hadapan para peserta. Ia juga menekankan bahwa kegiatan CBT ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter yang santun, berintegritas, dan berakhlak mulia.